Ikatan Kimia White Oil
Ikatan kimia White Oil terutama berasal dari hidrokarbon jenuh (alkana) yang tersisa setelah proses penyulingan dan pemurnian minyak mineral. Ikatan-ikatan utama di dalam molekulnya adalah ikatan kovalen C–C dan C–H yang kuat — artinya atom karbon dan hidrogen saling berbagi elektron sehingga molekulnya relatif stabil dan kurang reaktif. Karena tidak mengandung gugus polar atau ikatan yang mudah terputus (mis. ikatan rangkap atau gugus fungsional polar). Mineral Oil tidak membentuk ikatan hidrogen dengan pelarut polar dan cenderung bersifat non-polar serta inert pada kondisi normal. Ikatan antar-molekul dalam Mineral Oil di dominasi oleh gaya dispersi London (gaya van der Waals), bukan ikatan
Read More